Webinar Ko-Kreasi : Kepemimpinan Muda yang Partisipatif dan Kolaboratif di Berbagai Macam Sektor Kontribusi

IAP2 Indonesia berkolaborasi dengan Rumah Kepemimpinan dan Ikatan Alumni Rumah Kepemimpinan untuk mengadakan Webinar Ko – Kreasi (20/11/2021), dengan tema “Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka dengan Kepemimpinan Muda yang Partisipatif dan Kolaboratif di Berbagai Macam Sektor Kontribusi.” Webinar ini bertujuan untuk menghadirkan diskusi konstruktif dan memicu kesadaran bersama tentang urgensi meningkatkan kepemimpinan pemuda yang partisipatif dan kolaboratif di berbagai sektor kontribusi. Acara webinar ini disambut dengan opening remarks dari Ketua Ikatan Alumni RK, M. Kamiluddin dan Head of Partnership and Fundraising RK, Aqil Wilda Arief.

Webinar ini dihadiri oleh Chair IAP2 Indonesia, Pak Aldi Muhammad Alizar sebagai keynote speaker, beliau memaparkan materi partisipasi dengan spektrum IAP2 dalam mendukung pembangunan Indonesia Emas 2045, pengalaman dan pembelajaran dalam kolaborasi dengan berbagai sektor dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan. Pembicara yang hadir di webinar ini adalah alumni Rumah Kepemimpinan dan berasal dari berbagai sektor. Pembicara pertama dari sektor akademisi yaitu M. Reza S. Zaki, beliau merupakan Dosen Hukum Binus University dan alumni RK 3.5. Pemaparan yang disampaikan beliau adalah perjalanan karir, isu regulasi dan kurikulum untuk tenaga pendidikan, pengalaman beliau di bidang akademisi, bisnis, dan politik. Pembicara kedua dari sektor swasta yaitu Dea Tantyo, beliau merupakan AVP Strategy & Research Indosat Ooredoo dan alumni RK 2.4. Pemaparan yang disampaikan beliau lebih kepada sejarah, pengalaman dan bentuk partisipatif, kolaboratif, dan kontribusi dari berbagai tokoh yang sangat berpengaruh dalam perubahan dunia. Selanjutnya pembicara ketiga dari sektor pemerintahan yaitu Risza Damayanti, beliau merupakan ASN Kementerian pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dan alumni RK 1.6. Risza Damayanti menyampaikan materi terkait peran pemuda dalam pembangunan Indonesia Emas 2045, pengalaman beliau di bidang pemerintahan, core values ASN yaitu berAKHLAK(Berorientasi Pelayanan Akuntabel Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif), dan pentingnya kolaborasi antar sektor untuk menciptakan SDM unggul. Pembicara keempat dari sektor NGO yaitu Kays Abdul Fattah, beliau merupakan alumni RK 5.8 dan Founder dari Komunitas Banana Pirates. Pemaparan materi yang disampaikan adalah Philanthropy Leadership, yang dijelaskan secara sistematis berawal dari visi dan misi, nilai, tujuan, urgensi, dan tantangan. Secara singkat perkembangan philanthropy yang dipaparkan Kays adalah: “upaya untuk berbagi menyalurkan sumber daya dan berderma secara terorganisir untuk kepentingan strategis jangka panjang dan berkelanjutan.” Selanjutnya pemaparan materi dari presenter terakhir dari sektor entrepreneur, dikarenakan dari sektor media tidak bisa hadir. Presenter terakhir tersebut adalah Abidah Syauqina, beliau merupakan founder Teman Bisnis App dan alumni RK 1.7. Pemaparan dimulai dari pengalaman karir, perjalanan berdirinya Teman Bisnis App yang sudah didownload 150.000 oleh UMKM dalam membantu mengatur keuangan, pembangunan Indonesia Emas 2045 dalam bidang ekonomi, dan pengetahuan tentang peran penting entrepreneur dalam membangun kolaborasi dari pentahelix stakeholder dan faktor produksi.

Baca Juga : Peran dan Praktik Kementerian PPN/Bappenas dalam Perencanaan Pembangunan Nasional untuk Pengoptimalan Tata Kelola Air

Sesi setelah pemaparan dari para presenter adalah sesi diskusi yang dipimpin oleh moderator yaitu Fikri Amarrilo Adiprana, merupakan MSP Initiatives Junior Program Officer IAP2 Indonesia. Diskusi ini memberikan insight terhadap sejauh mana terukurnya partisipasi dari pengalaman – pengalaman para pembicara yang memiliki latar belakang profesi yang berbeda dan bagaimana menjalankan kolaborasi jika terdapat tantangan terkait gap umur, pendidikan, dan pengalaman hingga menghadapi senior dalam menerima masukan. Diskusi berjalan dengan lancar dan setiap jawaban yang diberikan oleh para pembicara sangat meaningful dan memberikan motivasi kepada peserta untuk menjadi agent of change yang partisipatif dan kolaboratif.

Selesainya sesi diskusi dengan pembicara dilanjutkan dengan memberi pesan singkat atau key message dari para pembicara. Setiap key message dari pembicara menekankan pentingnya partisipasi dan kolaboratif dari berbagai stakeholder, teruslah belajar dan memberikan kontribusi yang berdampak untuk orang lain, ilmu dan amal harus seimbang, dan  menghilangkan egoisme untuk bersama menjalankan visi membangun Indonesia Emas 2045. Para pembicara juga mengucapkan terima kasih atas wadah diskusi hari ini karena ikut mendapatkan banyak ilmu dan masukan.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published.