teori kode etik partisipasi publik IAP2

Kode Etik IAP2 untuk Profesional Partisipasi Publik

Profesional Partisipasi Publik

Kode Etik IAP2 untuk profesional partisipasi publik mendukung dan mencerminkan Nilai Pokok IAP2 untuk praktik partisipasi publik. Dimana Nilai‐Nilai Pokok (core values) menggambarkan harapan dan aspirasi proses partisipasi publik. Kode Etik berbicara tentang tindakan para profesionalnya. Sebagai seorang praktisi partisipasi publik, kami mendefinisikan partisipasi publik sebagai setiap proses yang melibatkan publik dalam pemecahan masalah atau pengambilan keputusan dan yang menggunakan masukan publik untuk membuat keputusan yang lebih baik.

Kode Etik ini merupakan seperangkat prinsip yang memandu para praktisi partisipasi publik dalam proses partisipasi publik. Para profesional harus menganggap diri mereka bertanggung jawab atas prinsip‐prinsip ini dan berusaha mempertahankan semua peserta dengan standar yang sama.

 

Dibawah ini adalah kode etik IAP2 untuk para praktisi/professional/penggiat partisipasi publik:
  1. Tujuan. Kami mendukung partisipasi publik sebagai proses untuk membuat keputusan yang lebih baik dengan menggabungkan kepentingan dan kekhawatiran/kepedulian semua pemangku kepentingan yang terkena dampak dan memenuhi kebutuhan dari badan pembuat keputusan.
  2. Peran Praktisi. Kami akan meningkatkan partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan dan membantu pengambil keputusan untuk bersikap responsif terhadap kekhawatiran dan saran publik.
  3. Kepercayaan. Kami akan melakukan dan mendorong tindakan yang membangun kepercayaan dan kredibilitas proses dan di antara semua peserta.
  4. Mendefinisikan Peran Publik. Kami akan secara hati-hati mempertimbangkan dan secara akurat menggambarkan peran publik dalam proses pengambilan keputusan.
  5. Keterbukaan. Kami akan mendorong pengungkapan semua informasi yang relevan dengan pemahaman dan evaluasi publik terhadap suatu keputusan.
  6. Akses ke Proses. Kami akan memastikan bahwa para pemangku kepentingan mendapatkan akses yang adil dan sama terhadap proses partisipasi publik dan kesempatan untuk mempengaruhi keputusan.
  7. Menghormati Komunitas. Kami akan menghindari strategi yang berisiko memolarisasi kepentingan komunitas atau yang tampak “membelah dan menaklukkan”.
  8. Advokasi. Kami akan mengadvokasi proses partisipasi publik dan tidak akan mengadvokasi untuk kepentingan tertentu, partai atau hasil proyek.
  9. Komitmen. Kami akan memastikan bahwa semua komitmen yang dibuat untuk publik, termasuk yang dibuat oleh pengambil keputusan, dibuat dengan itikad baik.
  10. Dukungan Praktek. Kami akan membimbing para profesional baru di lapangan dan mendidik para pengambil keputusan dan masyarakat tentang nilai dan penggunaan partisipasi publik.

“Dasar-dasar dalam partisipasi publik: Perencanaan Partisipasi Publik Yang Baik”. © Federasi Internasional IAP2 2015, 2018. Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang. 

image source: www.unsplash.com

Leave a Comment