/Nilai Dasar

Nilai Dasar

Core-ValuesIAP2 merupakan organisasi profesional berbasis anggota. Sebagai organisasi anggota, maka IAP2 berpegang teguh pada Nilai-nilai Dasar (Core Values) dan Kode Etik (Code of Ethics). Berikut adalah penjelasan lebih lengkap tentang Core Values dan Code of Ethics dalam bahasa Inggris dan Indonesia:

NILAI DASAR IAP2 untuk PARTISIPASI PUBLIK 

Sebagai organisasi internasional yang terkemuka dalam partisipasi publik, IAP2 telah mengembangkan “Nilai Dasar IAP2 untuk Partisipasi Masyarakat” untuk digunakan dalam pengembangan dan pelaksanaan proses partisipasi masyarakat. Nilai-nilai Dasar ini dikembangkan selama dua tahun dengan masukan dari komunitas internasional yang luas untuk mengidentifikasi aspek-aspek partisipasi masyarakat yang melintasi batas-batas nasional, budaya, dan agama. Tujuan dari Nilai Dasar ini adalah untuk membantu membuat keputusan yang lebih baik yang merefleksikan kepentingan dan keprihatinan orang yang berpotensi terkena dampak dan entitas. Ada 7 Nilai Dasar (Core Values) untuk praktik Partisipasi Masyarakat IAP2, yaitu:

  1. Public participation is based on the belief that those who are affected by a decision have a right to be involved in the decision-making process. (Partisipasi masyarakat didasarkan pada keyakinan bahwa orang-orang yang terkena dampak oleh sebuah keputusan memiliki hak untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan tersebut)
  2. Public participation includes the promise that the public’s contribution will influence the decision. (Partisipasi masyarakat termasuk janji bahwa kontribusi masyarakat akan mempengaruhi keputusan)
  3. Public participation promotes sustainable decisions by recognizing and communicating the needs and interests of all participants, including decision makers. (Partisipasi masyarakat mempromosikan keputusan yang berkelanjutan dengan mengakui dan menceritakan kebutuhan dan kepentingan semua peserta, termasuk para pengambil keputusan)
  4. Public participation seeks out and facilitates the involvement of those potentially affected by or interested in a decision. (Partisipasi masyarakat mencari dan memfasilitasi keterlibatan mereka yang berpotensi terkena dampak oleh atau tertarik pada keputusan)
  5. Public participation seeks input from participants in designing how they participate. (Partisipasi masyarakat mencari masukan dari peserta dalam merancang bagaimana mereka berpartisipasi)
  6. Public participation provides participants with the information they need to participate in a meaningful way. (Partisipasi masyarakat memberikan peserta dengan informasi yang mereka butuhkan untuk berpartisipasi dengan cara yang lebih baik)
  7. Public participation communicates to participants how their input affected the decision. (Partisipasi masyarakat mengkomunikasikan kepada peserta bagaimana masukan mereka berpengaruh terhadap sebuah keputusan)