Indonesia mengajukan inisiatif International Year of Participation 2022

PRESS RELEASE

Pemerintah Indonesia melakukan persiapan sebagai tuan rumah untuk terlaksananya lnternational Year of Participation (lYP) on Multi-Stakeholder Partnership di tahun 2022. Merujuk kepada pengesahan Joint Communique yang telah disepakati sejak akhir tahun 2019 lalu, Kementrian PPN/BAPPENAS, Kementrian Luar Negeri RI, UNESCAP, IAP2 Indonesia dan Stakeholders lainnya sepakat untuk menetapkan tahun 2022 sebagai tahun Partisipasi Internasional PBB.

Berdasarkan kepada hal diatas, Kementrian PPN/Bappenas menindak lanjuti proses ini dengan mengundang pihak terkait yang dalam hal ini adalah Kementrian Luar Negeri RI, Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi, Sekretariat Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI, IAP2 Indonesia, Sekretariat Nasional SDGs/TPB dan UCLG ASPAC untuk berdiskusi di Pertemuan secara daring. Diskusi ini dilaksanakan di hari Kamis, 11 Juni 2020 pukul 13.30 – Selesai dengan agenda pembicaraan :

  1. Penyampaian peta jalan (Road Map) menuju IYP on MSP 2022,
  2. Pembahasan awal Draft Resolusi yang akan diajukan di Sidang Umum PBB / UNGA pada bulan September 2020.

International Year of Participation (IYP) 2022 ini mempunyai 4 tujuan pokok :

  1. Kesadaran & Pemberdayaan Lingkungan – Membangun kesadaran dan memfokuskan perhatian kepada lingkungan untuk menciptakan keterlibatan dan partisipasi publik – misalnya : perundang-undangan, mandat kelembagaan, pendidikan
  2. Pengembangan Kapasitas – Membangun kapasitas untuk keterlibatan dengan metode yang telah teruji.
  3. Memobilisasi Keterlibatan – Memobilisasi keterlibatan dan partisipasi publik untuk mendukung Agenda 2030 dan pencapaian SDGs/TPB
  4. Solidaritas untuk COVID-19 – Untuk mempromosikan solidaritas dan partisipasi publik yang aktif untuk menghilangkan dampak COVID-19 sehingga tujuan dari SDGs bisa tercapai.

IAP2 Indonesia dalam hal ini memberikan dukungan langsung untuk menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah dan bekerjasama dengan pemerintah RI (baik eksekutif dan legislative) melalui Kementrian PPN/Bappenas, Kementrian Luar Negeri dan Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI. IAP2 telah menginisiasi pembentukan Tim Kerja / Task Force yang beranggotakan individu-individu anggota IAP2 International seperti : IAP2 Canada, IAP2 Amerika, IAP2 Australasia dan IAP2 Indonesia. Tim Kerja ini terbagi kedalam 3 sub-team dengan tanggung jawab: Advokasi, Konten dan Komunikasi /Humas dan telah memulai kerjanya sejak akhir Mai 2020.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published.