Diskusi IAP2 Indonesia dan Open Parliement Indonesia tentang Komitmen 4 Rencana Aksi Nasional: Forum Multipihak untuk Dialog Kebijakan Berkala

Senin, 12 April 2021 lalu, IAP2 Indonesia bertemu dengan Open Parliament Indonesia (OPI) guna membahas Komitmen 4 Rencana Aksi Nasional (RAN) OPI Tahun 2020—2022 tentang Forum Multipihak untuk Dialog Kebijakan Berkala. Adapun komitmen 4 tersebut diinisiasi dari kurangnya partisipasi aktif masyarakat yang belum maksimal. Meskipun DPR-RI sudah memiliki berbagai saluran partisipasi publik, baik secara daring maupun luring, partisipasi masyarakat masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan tambahan ruang partisipasi yang dapat memantik lebih banyak dialog dan menjangkau berbagai kelompok kepentingan di masyarakat. Menindaklanjuti hal tersebut, DPR-RI sebagai lembaga legislatif yang mewakili rakyat memutuskan untuk menginisiasi forum multipihak yang diadakan secara berkelanjutan dan periodik dan memiliki fokus pada substansi kebijakan dan legislasi. Dalam hal ini, IAP2 Indonesia akan menjadi stakeholder luar yang terlibat dan mendukung penyempurnaan inisiasi forum multipihak tersebut.

Dalam diskusi tersebut, diputuskan beberapa hal yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti komitmen 4. IAP2 Indonesia telah menyiapkan tiga kegiatan yang mendukung pembentukan forum multipihak di parlemen. Kegiatan pertama adalah pelatihan strategic public engagement kepada lima orang staf DPR-RI. Selain mengikuti pelatihan, kelima perwakilan staf DPR-RI tersebut akan mengikuti high level dialog yang akan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan dengan Kementerian PPN/Bappenas selama 3—5 hari. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas partisipasi publik staf DPR-RI.

Kegiatan kedua adalah penilaian/assestment manajemen partisipasi publik yang ditargetkan selama kurun waktu satu tahun selama tahun 2021. Penilaian tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran keadaan proses partisipasi publik di dalam DPR-RI, sekaligus melakukan benchmarking dan pembentukan guideline untuk forum multipihak. Tahapan awal pelaksanaan penilaian tersebut berupa pemetaan saluran-saluran partisipasi publik. Pemetaan tersebut sekaligus menjadi media ukur proses partisipasi publik yang telah dilakukan DPR-RI selama ini. Berdasarkan diskusi, penilaian ini nantinya juga akan bekerja sama dengan peneliti yang ditugaskan dalam Sekretariat OPI agar hasil yang didapat semakin maksimal.

Kegiatan ketiga yang akan dilakukan adalah mempersiapkan stadar forum multipihak. Persiapan ini akan dilakukan setelah seluruh penilaian telah dilaksanakan dan disosialisasikan kepada seluruh anggota OPI dan unit kerja dalam Sekretariat OPI. IAP2 Indonesia berharap kerja sama dan kolaborasi ini bisa meningkatkan praktik partisipasi publik di kalangan DPR-RI dan juga mewujudkan komitmen OPI dalam pembentukan forum multipihak. Dengan demikian, ruang dialog dengan masyarakat akan semakin terbuka lebar dan aspirasi masyarakat dapat tertampung dengan baik.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published.