Tag: #KTT

Partisipasi Anak Muda Dalam Perhelatan KTT Y20 Indonesia

IAP2 Indonesia – Y20 merupakan bagian dari KTT G20 yang memprioritas kan peran anak muda, tentu ini merupakan sebuah momentum bagi para anak muda untuk meningkatkan kerja sama dan partisipasi masyarakat.

Apa Itu KTT Y20

Sumber Gambar: https://y20-indonesia.org/id/

Youth 20 (Y20) adalah forum konsultasi resmi bagi kaum muda dari seluruh negara anggota G20 untuk memulai dialog. Y20 mendorong kaum muda sebagai pemimpin masa depan untuk meningkatkan kesadaran akan isu-isu global, berbagi ide, berdiskusi, bernegosiasi, dan membangun konsensus. Indonesia terpilih untuk menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi negara G20 dan juga KTT pemuda anggota G20 yang disebut Youth 20 (Y20). perhelatan Y20 di Indonesia akan  mengusung empat prioritas, yaitu: lapangan kerja bagi kaum muda, transformasi dan keberlanjutan digital, dan planet yang  layak huni, Keanekaragaman dan inklusi. Sebelum memulai KTT G20, KTT Y20 merupakan salah satu side event dari G20 yang akan diselenggarakan di kota Jakarta dan Bandung pada tanggal 17-24 Juli. dengan mengangkat tema “Dari Pemulihan Ke Resiliensi : Membangun Kembali Agenda Pemuda Pasca Covid-19”

Baca Juga : Aplikasi MyPertamina Mendorong Bahan Bakar Ramah Lingkungan?

Peran Anak Muda Dalam KTT Y20 Indonesia

Sumber Gambar:
https://era.id/nasional/98967/singgung-soal-dampak-pandemi-dan-peran-anak-muda-di-acara-y20-ini-maksud-puan-maharani

Dalam mewujudkan perhelatan ini tentunya dibutuhkan adanya partisipasi publik, salah satunya adalah peran anak muda. Dalam KTT Y20 ini memang diprioritaskan khusus untuk partisipasi anak muda untuk mendorong inklusivitas dalam presidensi G20 nanti. Peran anak muda dalam Y20 ini merupakan komponen penting dalam berjalan nya G20. peran anak muda tentunya sangat diharapkan bagi seluruh masyarakat, Kontribusi pemikiran anak muda melalui KTT Y20 diharapkan dapat membantu dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi negara-negara di dunia. Khususnya, percepatan pemulihan pasca Covid-19. Ini juga merupakan wadah yang besar bagi para pemuda khususnya anggota dari G20 sebagai wadah untuk membentuk masa depan.

Baca Juga : Pembangunan SDGs Indonesia Melalui MSP

Anak muda memiliki peran penting dalam keberlangsungan demokrasi dunia dan juga merupakan kunci dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs. Dalam KTT Y20 juga dihadiri oleh ketua DPR RI Puan Maharani, “Kaum muda adalah mesin pembangunan ekonomi masa depan. Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Pemuda diharapkan dapat menghadirkan ide-ide baru untuk memecahkan masalah global,” Ucapnya. 

Baca Juga : Metaverse atau Dunia Nyata yang Berkelanjutan: Pilih Mana? 

Dapat disimpulkan bahwa, peran anak muda sangat penting bagi keberlangsungan hidup dunia, apalagi populasi pemuda tumbuh hingga 7% pada tahun 2030. Ini merupakan wadah yang besar bagi pemuda karena pemuda adalah kunci masa depan yang diharapkan dapat menghadirkan ide-ide dalam memecahkan masalah global.

Indonesia Ikut Andil Dalam KTT Amerika-ASEAN, Apa Hasilnya?

IAP2 Indonesia – Indonesia dan negara ASEAN lainnya menghadiri konferensi tingkat tinggi AS – ASEAN, tentu ini merupakan sebuah momentum bagi ASEAN untuk meningkatkan kerja sama dengan negara adidaya tersebut, lalu apa hasilnya?

KTT Amerika – ASEAN

Sumber Gambar: cnnindonesia.com

Amerika Serikat (AS) menjadi tuan rumah KTT AS – ASEAN pada 12 Mei 2022 di Washington, D.C. Itu diadakan. Pada forum besar yang diadakan untuk pertama kalinya dalam 45 tahun ini, Amerika Serikat menekankan urgensi kerjasama AS – ASEAN dalam memastikan keamanan, kemakmuran, dan pemenuhan hak terhadap hak asasi manusia. Dilansir dari kemlu.go.id, KTT Khusus ASEAN dan Amerika Serikat ini merupakan pertemuan secara tatap muka pertama antara pemimpin ASEAN dan Presiden AS sejak tahun 2017.

Baca Juga : Perbedaan Dari Citizen Engagement Dan Citizen Participation

Sebelumnya Presiden Biden hadir pada KTT ASEAN – AS ke-9 pada 26 Oktober 2021 secara virtual karena adanya pandemi Covid – 19. Amerika Serikat adalah mitra strategis ASEAN. KTT Khusus kali ini, yang sekaligus sebagai seremoni 45 tahun kemitraan ASEAN – AS, adalah momentum buat memperkuat kemitraan tersebut. Berdasarkan data Sekretariat ASEAN, Amerika Serikat adalah kawan dagang ke 2 terbesar sesudah RRT & asal investasi primer ke ASEAN menggunakan nilai investasi USD 35 milyar dalam tahun 2020.

Baca Juga : Akselerasi Transisi Energi dengan Forum Transisi Energi G20 

Hasil dari KTT Amerika – ASEAN

Sumber Gambar: dunia.tempo.co

Menteri Luar Negeri  RI Ibu Retno Marsudi telah merilis hasil pernyataan bersama pada KTT Khusus ASEAN AS yang diadakan 12 hingga 13 Mei 2022 untuk pertama kalinya di Washington, DC. KTT tersebut, yang dihadiri oleh para pemimpin ASEAN dan Presiden AS Joe Biden, memberikan pernyataan visi bersama ASEAN-US Joint Vision Statement, Indonesia juga berperan sebagai koordinator dalam memimpin perundingan joint vision statement, joint vision statement ini merupakan  komitmen kedua belah pihak untuk meningkatkan kerjasama di berbagai sektor strategis.

Baca Juga : Menyongsong Society 5.0, Ekonomi Sirkular Tetap Ambil Peran 

  1. Pertama, memperkuat kerja sama pemulihan pandemi dan keselamatan kesehatan untuk membangun ketahanan atau resiliensi di masyarakat.
  2. Kedua,  penguatan rantai pasok alat kesehatan, obat-obatan, vaksin dan produk pertanian serta penguatan kerja sama dan koneksi ekonomi untuk  mendorong koneksi regional dan mendorong promosi transportasi berkelanjutan, termasuk kendaraan listrik, dan meningkatkan kemampuan keamanan siber dan promosi literasi digital yang komprehensif.
  3. Ketiga, Retno Marsudi juga mengatakan Pernyataan Visi Bersama termasuk memperkuat kerjasama perubahan iklim. Pendanaan akan diberikan melalui US – ASEAN Climate Future Program untuk mendukung implementasi Nationally Determined Contributions (NDCs) di negara-negara ASEAN.
  4. Keempat, perluasan kerjasama pendidikan, termasuk penguatan kerjasama antara perguruan tinggi dan dunia usaha. Melalui program Billion Future, ditugaskan untuk meningkatkan pengembangan pendidikan, melatih guru dan mempromosikan pengarusutamaan gender. Kelima, memperkuat kerja sama maritim melalui mekanisme yang dipimpin ASEAN berupa penguatan koordinasi antar instansi terkait, termasuk lembaga penegak hukum maritim. Hal ini dapat ditingkatkan dengan meningkatkan kesadaran sektor maritim, memastikan pencarian dan penyelamatan, keselamatan maritim, dan bekerja sama untuk membasmi Illegal, unreported, and Unregulated (IUU) fishing (penangkapan ikan ilegal).