Beranda » Public Participation

Tag: Public Participation

partisipasi iap2 dalam forum ksst

IAP2 Indonesia dalam Forum Kerjasama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST)

Dalam mewujudkan kemitraan multipihak, IAP2 Indonesia belum lama ini berkesempatan untuk berpartisipasi pada Forum Kerjasama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST). Forum ini berlangsung pada hari Rabu, 11 Maret 2020, bertempat di Ruang Rapat DH 3-5 Kementerian PPN/Bappenas.

Seperti kita ketahui bahwa KSST hadir sebagai salah satu bentuk modalitas kerjasama pembangunan internasional antar negara-negara berkembang. Maka dari itu pemerintah Indonesia menempatkan KSST sebagai prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Sehingga diharapkan melalui KSST, pemerintah dapat meningkatkan kerja sama pembangunan untuk meningkatkan akses ke pasar non-tradisional Indonesia. Untuk dapat mengimplementasikan KSST dengan baik, koordinasi kebijakan antar pemangku kepentingan perlu lebih ditingkatkan lagi.

Untuk itu pemerintah dalam hal ini Kementerian PPN/Bappenas merasa perlu menyelenggarakan Forum KSST dengan fokus tema “Inovasi & Kemitraan KSST dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas”. Forum ini dihadiri oleh 30 institusi mewakili Kementerian/Lembaga, CSOs, sektor swasta & fialntropi, akademisi, media dan mitra pembangunan.

IAP2 Indonesia sebagai salah satu perwakilan dari CSOs hadir sebagai anggota utama dari Forum Kemitraan Multipihak untuk Pencapaian SDGs. Kehadiran IAP2 Indonesia diwakilakan oleh Yusdi Usman, Sheila Teta Carina, dan Andry Sose.

Adapun kegiatan forum ini adalah berbagi pengetahuan dan pengalaman dari pelaksanaan KSST yang inovatif & dapat direpelikasi di tingkat daerah. Diharapkan pendapat/tinjauan strategis yang di peroleh dalam forum ini dapat menguatkan perencanaan KSST di Indonesia. Tentunya dengan di dukung keterlibatan pemangku kepentingan yang sinergis dan harmonis di dalamnya sehingga berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih baik kedepannya.

Ikuti terus informasi terkini dari kami seputar partisipasi publik dan keterlibatan stakeholder, jangan sampai ketinggalan jadwal pelatihan, seminar, panel diskusi, dll dari IAP2 Indonesia di website dan sosial media kami.

International Core Values Awards merayakan Praktik Terbaik dalam Partisipasi Publik

International Core Values ​​Awards merayakan Praktik Terbaik dalam Partisipasi Publik

30 Oktober 2019 (Sydney, Australia) International Association for Public Participation (IAP2) mengumumkan 2019 International Core Values ​​Awards untuk menghormati pemenang penghargaan dari seluruh dunia saat acara IAP2 Core Values ​​Awards Gala di Sydney, NSW, Australia.

Ketua Internasional IAP2, Kylie Cochrane, atas nama Dewan Pengurus dan Afiliasi Regional, mengucapkan selamat kepada para pemenang. “Tujuh Nilai Inti IAP2 menjadi ‘jantung’ asosiasi kami dan menuntun kami untuk berpikir dan mempraktikkan keterlibatan yang otentik. Saya bangga bisa memberikan pengakuan untuk praktik-praktik terbaik ini”

Para pemenang penghargaan ini mewakili praktik terbaik di bidangnya dan bertindak sebagai teladan yang bisa ditiru oleh pihak lain. Pemenang dan finalis diakui atas kontribusinya di bidang keterlibatan masyarakat asli, pengembangan masyarakat, kesehatan, infrastruktur, lingkungan, layanan bencana dan darurat atas kreativitas, inovasi, dan inklusi yang mereka lakukan. Ini adalah bukti atas ekspansi, profesionalisme, dan dampak yang luar biasa dari keahlian kita.  

Finalis untuk penghargaan internasional ‘terbaik dari yang terbaik’ dikumpulkan dari entri yang dikirimkan oleh Wilayah IAP2 di Australasia, Kanada, Amerika Serikat, dan Afiliasi Negara lainnya.

Pemenang tahun ini adalah:

Proyek Internasional IAP2 Tahun 2019

IAP2 dengan bangga memberikan penghargaan kepada dua organisasi yang luar biasa sebagai pemenang Proyek Terbaik Tahun Ini.

Dewan Kota Brisbane, Australia. Untuk inisiatif “Rancang Brisbane-mu”

“Plan Your Brisbane” atau “Rancang Brisbane Anda” merupakan program dari Dewan Kota Brisbane tentang keterlibatan masyarakat yang inovatif mengenai masa depan Brisbane dan bagaimana kota ini akan mengakomodasi 386.000 tambahan penduduk di tahun 2041.

Menjadi kegiatan pelibatan untuk perencanaan terbesar yang dilakukan oleh sebuah pemerintah daerah di Australia, “Plan your Brisbane” adalah bagian dari komitmen Dewan untuk mengembangkan Prinsip-Prinsip (Charter of Principles) yang berasal dari Masyarakat. Prinsip-prinsip ini akan menjadi panduan untuk masa depan kota.

Melibatkan lebih dari 277.000 interaksi dan menghasilkan lebih dari 100.000 kontribusi, “Plan your Brisbane” menjangkau penduduk di setiap pinggiran kota Brisbane sejak September 2017 sampai April 2018.  Satu dari lima rumah tangga berpartisipasi dalam percakapan tentang masa depan Brisbane.

Informasi Selengkapnya

PBOT: Biro Transportasi Kota Portland, AS

Untuk proyek “PedPDX: Rencana Pembangunan Trotoar Kota Portland”

Dengan sumber daya terbatas dan kebutuhan tanpa batas, pendekatan proaktif dan programatik apakah yang sebaiknya digunakan Kota Portland untuk mengatasi kebutuhan utama infrastruktur pejalan kaki?

Populasi Portland semakin tumbuh dan perlu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Meskipun Kota Portland konsisten membangun jaringan trotoar selama dua puluh tahun, masih kesenjangan dan kekurangan yang signifikan. Rancangan PedPDX dipersiapkan melalui konsultasi dengan Komite Penasihat Pejalan Kaki Kota Portland dan Komisi Disabilitas Portland. Segala sesuatu dalam rancangan ini sangat ditentukan oleh publik, dari dasar kerangka kerja, ke Jalan Setapak di Jalur Pejalan Kaki Prioritas, sampai ke strategi implementasi yang dikembangkan oleh masyarakat. Dampak keberkelanjutannya diperkirakan semakin baik, termasuk meningkatknya anggaran transportasi yang dialokasikan untuk melaksanakan prioritas masyarakat.

Informasi Selengkapnya

Organisasi Internasional IAP2 Tahun Ini

Kota Boulder, Colorado AS

Untuk Proyek “Kota Boulder: Menciptakan Budaya Partisipasi Publik yang Inklusif dan Bermakna”

Seringkali, penghargaan kategori organisasi terbaik diberikan kepada penerima yang belum lama berhasil dalam menerima tantangan untuk menjadi responsif terhadap komunitas mereka dan yang secara eksplisit menggunakan Nilai Inti IAP2 untuk mencapai tujuan itu. Tetapi bagaimana dengan program-program yang sudah lebih matang dimana bahasa dan konsep-konsep IAP2 telah dipahami dengan baik oleh organisasi dan para pemangku kepentingannya? Apa yang terjadi ketika suatu organisasi yang sudah lebih matang diberi tahu bahwa organisasi itu terlalu cepat berpuas diri padahal gagal?

Kota Boulder menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana mereka menerima dan merespon feedback masyarakat secara tulus, kuat dan tidak defensif untuk menghormati dan memperdalam komitmennya terhadap Nilai-Nilai Inti IAP2.

Kami memberikan pengakuan terhadap kota Boulder atas pencapaian luar biasa berikut ini:

Respon kolaboratif, intensif dan tidak terkekang dari tiga elemen – pegawai kantor kota, tim dan penduduk – yang diberdayakan sehingga membentuk kepemimpinan kota.

Pengetahuan local dan energi warga terarah dan dirangkul dalam sebuah kolaborasi proses dan konteks yang inklusif dan konstruktif untuk menghadapi tantangan kota.

Informasi Selengkapnya

Penghargaan Penelitian Internasional IAP2

Penelitian sangat penting bagi IAP2 dan anggotanya jika kita ingin memahami dan mengatasi tantangan partisipasi publik dalam kehidupan sehari-hari dan mengembangkan teoro serta praktik P2. Penghargaan Penelitian atau Research Award diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi penting terhadap pengembangan pengetahuan partisipasi publik.

PRR, Inc., USA.
Untuk inisitiaf “Mengukur Efektivitas Pelibatan Publik yang Efektif dengan Penggunaan Toolkit yang Mudah”

Meskipun begitu bayak sumber-sumber untuk mengetahui cara terbaik melakukan pelibatan publik, hanya sedikit metode yang praktis dan valid unuk mengukur keefektifannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi gap tersebut melalui pengembangan survei uji dan alat perhitungan skor yang bisa digunakan oleh lembaga-lembaga terkait untuk mengukur keefektifan pelibatan publik mereka, baik dari perspektif publik maupun Lembaga itu sendiri.

Sekelompok peneliti dan pakar pelibatan publik mengembangkan toolkit untuk mengevaluasi keefektifan pelibatan publik dan mengujinya pada tiga proyek besar di bidang transportasi. Toolkit Pengukuran Efektivitas Pelibatan Publik memungkinkan para profesional untuk melacak kinerja selama proses proyek, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dari kegiatan pelibatan publik, dan menginformasikan keputusan tentang cara terbaik untuk mengalokasikan sumber daya.

Informasi Selengkapnya

Pemenang untuk Kategori Anggota IAP2 – Proyek Terbaik 2019

Program ini terbuka untuk anggota IAP2 yang berada di luar wilayah afiliasi atau berasal dari wilayah afiliasi yang tidak memiliki program penghargaan. IAP2 menerima entri dari Afrika Selatan dan Kenya untuk kategori Proyek Terbaik.

Aurecon South Africa (Pty) Ltd. Untuk program “Kepercayaan Ivanplats-Bonega, Mata Pencaharian Berkelanjutan Melalui Pemetaan Aset”

Ivanplats adalah tambang platinum berskala internasional. Memiliki program pendampingan untuk masyarakat, Ivanplats telah membangun satu lembaga pengelola dana amanah (umbrella trust) untuk mendanai proyek-proyek berbasis masyarakat. Amanah Bonega atau Bonega trust bergerak melalui mekanisme kemitraan bersama 20 kelompok masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasi Ivanplats di Mokopane Limpopo.

Pembangunan masyarakat (community development) di Afrika Selatan menghadapi beragam tantangan. Sejarahnya, perusahaan ini terlah menjalankan proyek tanpa berkonsultasi dengan masyarakat sehingga gagal memajukan pembangunan berkelanjutan.

Tim Komunikasi dan Pelibatan Pemangku Kepentingan dari Aurecon dipilih oleh Ivanplats dan Amanah Bonega untuk memfasilitasi proses identifikasi proyek terhadap 20 kelompok masyarakat yang terkena dampak, untuk mendapatkan pendanaan. Tim ini harus menciptakan cara baru agar perubahan yang dibutuhkan betul-betul tercapai. Satu-satunya cara agar proyek yang terpilih bisa memberikan dampak yang bermakna dan mengarah ke pembangunan yang berkelanjutan adalah jika masyarakat itu sendiri memiliki peran utama dalam mengidentifikasi dan menjalankan proyeknya. Proyek-proyek tersebut harus memiliki kapasitas untuk meningkatkan kekuatan dan keahlian yang sudah ada di dalam masyarakat supaya mampu merespon kebutuhan yang ada di mereka.

Informasi Selengkapnya

Sekilas tentang Penghargaan Nilai Inti

Silakan bergabung dengan kami untuk memberi selamat kepada semua finalis dan pemenang. Rincian dan informasi lebih lanjut dari semua finalis dan pemenang dapat ditemukan di 2019 Core Values ​​Awards Showcase di IAP2.org. Saat Anda membaca ringkasan dari pemenang penghargaan dan finalis yang disajikan di sini, kami berharap anda akan mendapatkan beberapa wawasan berharga tentang bagaimana Nilai Inti IAP2 diterapkan pada praktik di seluruh dunia.

Ucapan terima kasih khusus disampaikan kepada anggota juri internasional, Jason “Jay” Vincent, wakil ketua IAP2 Internasional, Sarah Azam, pemenang IAP2 Core Values Award untuk kategori proyek terbaik pada tahun 2018 dengan Badan Transportasi Selandia Baru, Bapak Lewis Michaelson, Pelatih IAP2 dan presiden sebelumnya dan Bapak Ken Smith, mantan bendahara internasional IAP2, serta semua anggota panel juri untuk program Penghargaan Regional IAP2. Atas nama IAP2 kami mengucapkan terima kasih yang tulus atas komitmen dan dedikasi Anda untuk memajukan dan mempromosikan praktik terbaik skala internasional di bidang partisipasi publik.

#

Sumber: https://www.iap2.org/news/475995/International-Core-Values-Awards-celebrate-Excellence-in-Public-Participation.htm

2020 IAP2 USA Skills Symposium

2020 IAP2 USA Skills Symposium

Pada tahun 2020, IAP2 USA akan mengadakan Skills Symposium. Acara ini akan berlangsung pada tanggal 9-13 Maret 2020, di Hilton Sacramento Arden West, California.

2020 IAP2 USA Skills Symposium merupakan tempat yang tepat bagi Anda untuk bertemu dengan para profesional lain. Anda pun dapat memperoleh tools dan teknik yang bisa dipakai untuk membantu Anda mendapatkan pengetahuan dari masa lampau yang akan merampingkan proses Anda di masa depan.

Simposium ini menghadirkan berbagai pelatihan mengenai proses dan metode partisipasi publik. Mari bergabunglah bersama kami di Sacramento, CA untuk course 1, 2 dan 3 hari yang menawarkan para pakar dalam praktik pelibatan masyarakat. Para peserta akan terlibat dalam eksplorasi langsung dan pulang dengan membawa banyak pelajaran tentang merancang dan mengelola partisipasi publik yang efektif.

Ada beberapa course yang ditawarkan dalam simposium/skills symposium ini, di antaranya adalah;

IAP2 Foundations: Planning (3 hari), IAP2 Foundations: Techniques (Prerequisite: Planning – 2 hari), IAP2’s Strategies for Dealing with Opposition & Outrage in Public Participation (Formerly EOP2 – 2 hari),

Brave, Honest Conversations: Bravely Leading Challenging Conversations (2 hari), Engaging Immigrants and Other Underserved Communities in Public Engagement (1 hari), Design, Facilitate, Connect: curating powerful meetings and events (2 hari), The Nimble Facilitator: Off the Rails but still on Track (1 hari),

When Things Go Sideways (1 hari), Meaningful Tools, Powerful Outcomes (1 hari), Designing for Diversity: Engaging Underrepresented Stakeholders (2 hari), Evaluating and Measuring Public Participation (2 hari), Large Scale Engagement Techniques (1 hari), Making a Difference: Advancing Equity in Practice (1 hari).

Untuk informasi lebih lengkap silakan kunjungi tautan berikut ini https://iap2usa.org/2020sksymp

Join us! Learn. Stay. Connect.

Ikuti terus berita terbaru dari kami di www.iap2.or.id.

forum konsultasi publik

Peningkatan Kualitas Forum Konsultasi Publik (FKP)

Jakarta – Kini semakin terbuka ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi/terlibat khususnya dalam hal pelayanan publik. Kita tentu mengharapkan pelayanan yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, kependudukan sampai ke pengurusan perizinan.

Kualitas pelayanan publik yang baik tidak terlepas dari adanya keterlibatan masyarakat. Yang mana diharapkan antara kemampuan penyelenggara layanan dengan harapan publik dapat selaras dan meminimalisir dampak kebijakan yang dapat merugikan publik.

Untuk dapat memberikan wadah bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif, maka Deputi Pelayanan Publik di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN RB) membentuk Forum Konsultasi Publik yang selanjutnya disebut FKP. Ini tertuang dalam PERMENPAN RB No. 16 Tahun 2017 tentang pedoman penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik.

Pada tanggal 21-22 Agustus 2019, diadakan kegiatan sosialisasi dan pendampingan FKP kepada penyelenggara layanan publik. Sosialisasi dilakukan di hari pertama di aula RSUD Idaman, sementara pendampingan dilaksanakanan di hari kedua bertempat di Gedung Satria Bina, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kegiatan dua hari tersebut mengundang International Association for Public Participation (IAP2) Indonesia sebagai narasumber dan pengamat selama acara berlangsung.

Sosialisasi yang berlangsung di hari pertama dihadiri oleh Wakil Walikota, H. Darmawan Jaya Setiawan. Dalam kegiatan ini, Asdep Koordinasi Pelaksanaan, Kebijakan, dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah II, Jeffrey Erlan Muller, S.H. memaparkan tentang PERMENPAN RB N0. 16 tahun 2017. Setelah itu, IAP2 Indonesia menyampaikan paparan tentang spektrum partisipasi, kualitas pelibatan, dan nilai-nilai inti partisipasi yang dimiliki oleh IAP2 dan dapat digunakan sebagai tools untuk menyelenggarakan forum konsultasi publik yang efektif dan inklusif.

Baca juga seri Kabar Dalam Negeri lainnyaPerkembangan IAP2 Indonesia

Di hari selanjutnya, tim IAP2 berkesempatan menghadiri proses penyelenggaraan FKP secara langsung. Dihadiri oleh Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, Camat, Lurah forum RT/RW sekota Banjarbaru, kegiatan FKP bertujuan untuk mengkonsultasikan aplikasi Siap KK Sistem Informasi Aplikasi Pelayanan Kecamatan dan Kelurahan dan Penetapan Standar Pelayanan RSUD Idaman. Acara kemudian diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama untuk standar pelayanan kesehatan oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi dan pihak RSUD Idaman.

kolaborasi

Seluk Beluk Kolaborasi

Kamis, 1 Agustus 2019, telah diselenggarakan diskusi Ngobrolin Partisipasi (NGOPAS) yang mengangkat tema ‘The critical role of collaboration for the development sector’. Materi dibawakan oleh Stuart Waters yang saat ini menjabat sebagai Managing Director dan konsultan senior di lembaga Twyfords, Australia. Ia juga merupakan salah penulis untuk buku The Power of ‘Co’: The Smart Leaders’ Guide to Collaborative Governance.

NGOPAS kali ini diadakan di Mula, Cilandak Town Square selama tiga jam dan dihadiri oleh perwakilan dari Anwar Muhammad Foundation (AMF), School of Government and Public Policy – Indonesia (SGPP), Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dan Mott Macdonald.

Mengusung topik kolaborasi, sesi NGOPAS mengupas seluk beluk kolaborasi secara interaktif. Dalam pengantarnya, Stuart menjelaskan bahwa kolaborasi adalah upaya yang dilakukan ketika sudah memiliki kompleksitas yang tinggi.

Dalam konteks agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan, tantangan pembangunan yang kompleks seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, krisis air bersih, kelestarian lingkungan dan disrupsi teknologi menjadikan kolaborasi sebagai tulang punggung untuk pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Stuart juga berbagi pengalaman internasionalnya tentang ketrampilan, perilaku, dan pola pikir yang dibutuhkan organisasi untuk meningkatkan efektivitas kolaborasi mereka. Sebagai pakar kolaborasi, ia menekankan hal yang paling penting dan mendesak adalah meningkatkan kapasitas untuk berkolaborasi efektif dengan lintas orang, budaya dan disiplin ilmu. Kolaborasi yang sebenarnya adalah tentang hubungan, nilai-nilai, ketakutan dan kerentanan manusia.

Baca juga seri Kabar Dalam Negeri lainnyaMenyusun Stategi Pelibatan Stakeholder untuk TPB

Belajar cara berkolaborasi berarti belajar bagaimana menjadi tidak nyaman dalam kebersamaan. Untuk itu, ia pun memperkenalkan kunci kerangka kerja kolaborasi dan mengeksplorasi penerapannya pada proyek nyata. Diskusi juga diselingi oleh tanya jawab terbuka dari para peserta yang ingin mengeksplorasi isu-isu penting yang relevan bagi mereka.

Materi dan foto dapat diunduh pada tautan berikut ini http://tiny.cc/20rjbz

pelatihan trainer

Cara Menjadi Pelatih di International Association for Public Participation (IAP2)

Pelatih IAP2 berlisensi tidak hanya memiliki ketertarikan besar tentang partisipasi publik. Mereka pun merupakan praktisi yang berkualifikasi tinggi yang telah mengasah pengetahuan dan kemahirannya dalam partisipasi publik (P2). Mereka berbagi keahlian yang telah diperoleh, mulanya, melalui kelas-kelas khusus IAP2 untuk pengembangan profesional P2. Beberapa pelatih IAP2 bahkan telah memperoleh CP3 atau MCP3, yang merupakan satu bentuk penghormatan dari sesama profesional P2 yang mengakui kompetensi mereka berdasarkan lebih dari 30 kriteria.

Perjalanan menjadi seorang pelatih ditempuh melalui: kelas-kelas tatap muka atau online yang diajarkan oleh fakultas IAP2, observasi saat pelatih IAP2 beraksi, pengalaman-pengalaman co-teaching dan mentoring dari fakultas IAP2. Sebagian besar dari mereka menyelesaikan persyaratan tersebut dalam kurun waktu 6-12 bulan. Perjalanan tersebut berujung dengan diberikannya lisensi untuk menyampaikan pelatihan IAP2 di berbagai belahan dunia ini.

Baca juga seri Kabar Luar Negeri lainnya: 2019 Profesional Bersertifikat dari Amerika Utara Diumumkan

Untuk memenuhi permintaan pelatihan dari seluruh dunia, IAP2 secara berkala merekrut pelatih baru. Dalam mempersiapkan diri mengikuti perjalanan ini, setiap individu harus mendaftar ke salah satu dari dua Program IAP2 khusus persiapan pelatih: Program Persiapan Pelatih untuk Dasar-Dasar IAP2 (Program ini akan mempersiapkan individu menjadi pelatih untuk program 5-hari dari IAP2 tentang Dasar-Dasar dalam Partisipasi Publik) dan pelatihan Partisipasi Publik untuk Para Pengambil Keputusan. Sementara itu, program IAP2 untuk Outrage Trainer Preparation akan mempersiapkan Anda menghantarkan program 2 hari IAP2 tentang Strategi dalam Menghadapi Perlawanan dan Kemarahan dalam Partisipasi Publik.

Untuk informasi lengkapnya dapat dilihat melalui tautan berikut ini https://www.iap2.org/page/newtrainers

Sumber: How to Become an IAP2 Trainer (https://www.iap2.org/page/newtrainers)

iap2

2019 Profesional Bersertifikat dari Amerika Utara Diumumkan

IAP2 Kanada dan IAP2 USA dengan senang hati kami mengucapkan selamat pada ke enam peraih Certified Public Participation Professionals (CP3s).

iap2

Kiri-ke-kanan: Trevor Joyal (Calgary), Kirsty Neill (Calgary), Gay Robinson (Calgary), Megan Fitzgerald (Vancouver), Sarah Dechter (Flagstaff, AZ), Lara Tierney (Calgary)

Diluncurkan pada tahun 2016, program Sertifikasi Profesional Amerika Utara terbuka untuk semua anggota IAP2 aktif yang telah menyelesaikan pelatihan lima hari tentang Fondasi IAP2 dalam Partisipasi Publik (sebelumnya disebut kursus bersertifikat). Saat ini, pengajuan aplikasi sedang berjalan.

Program ini menawarkan dua level sertifikasi: Certified Public Participation Professional (CP3) dan Master Certified Public Participation Professional (MCP3). CP3 akan diberikan pada mereka berhasil melewati penilaian tiga-tahap berdasarkan 5 Kompetensi Inti. Sementara proses reviu untuk MCP3 akan dilakukan menurut kriteria wajib dan pilihan. Kandidat hanya bisa mengajukan Sertifikasi MCP3 setelah memperoleh Sertifikasi CP3.

Baca juga seri Kabar Luar Negeri lainnya: Tim Editorial Baru untuk JPD

Mereka akan bergabung dengan para pemegang CP3 dan MCP3 (Master Certified) di Amerika Utara. Kredensial yang diakui secara internasional ini sekarang telah diraih oleh 25 anggota IAP2 di seluruh Amerika Utara.

(Repost) 2019 North American Certified Professionals Announced – Friday, July 12, 2019. Sumber: https://www.iap2.org/news/460766/2019-North-American-Certified-Professionals-Announced.htm

strategi public participation

Strategi untuk Menangani Oposisi & Kemarahan dalam Partisipasi Publik (Sydney, NSW)

Program pelatihan dua hari ini dirancang untuk peserta mendapatkan cara berpikir dan strategi baru dalam bekerja dengan publik ketika mereka kecewa, frustrasi, dan marah.

Jadwal                  : 1-2 Agustus 2019

Lokasi                   : Kampus UTS City Sydney, NSW, Australia

Presenter             : Margaret Harvie

Kontak                  : Administrator Kursus , clg.shortcourses@uts.edu.au, (02) 9514 4738

 

Dalam kondisi saat ini, ada kemarahan dan ketidakpercayaan yang semakin meningkat terhadap tindakan-tindakan yang diambil organisasi, dan berkurang kepercayaan orang-orang kepada Lembaga pemerintah, perusahaan dan media. Hal inilah yang menimbulkan kebuntuan dalam pemerintahan (government gridlock), tuntutan hukum, penghentian proyek, kekalahan dalam pemilihan langsung, kerugian waktu dan uang, serta hancurnya kredibilitas.

Program dua hari ini dirancang untuk peserta mendapatkan cara berpikir dan strategi baru dalam bekerja dengan publik ketika mereka kecewa, frustrasi, dan marah.

Kemarahan dan emosi-emosi yang kuat dapat menjadi tantangan. Kursus ini akan memberikan anda alat (tools) untuk bekerja lebih efektif ketika Anda terlibat dengan komunitas yang berada kondisi tersebut.

Pelatihan ini bukan sekadar tentang resolusi konflik atau mediasi, tetapi akan membantu Anda untuk memahami perilaku manusia dan kecerdasan emosional yang dibutuhkan saat bekerja dengan orang-orang yang marah dan sinis dalam situasi sulit. Bekerjasama dengan publik, terlepas dari apa pun emosi yang mereka tunjukkan dalam proses, adalah hal fundamental untuk praktik pelibatan komunitas yang baik. Pelatihan ini juga membuat Anda merefleksikan sikap dan pendekatan Anda sendiri, juga pendekatan yang dilakukan oleh organisasi Anda.

Dalam masa-masa menantang akibat perubahan social, ekonomi, kultural dan lingkungan, pelatihan ini akan membantu Anda untuk mampu mendukung Lembaga Anda dan mencapai hasil yang anda butuhkan untuk proses pelibatan masyarakat selanjutnya. Selain itu, pelatihan ini memberikan Anda ketrampilan untuk memilih dan menerapkan strategi dalam situasi tertentu dan selama perencanaan.

Pelatihan ini adalah sebuah kursus dari Asosiasi Internasional untuk Partisipasi Publik (IAP2), yang berdasar pada teori Dr Peter Sandman, pencipta formula “Risiko = Bahaya + Kemarahan” dan merupakan seorang pembicara dan konsultan terkemuka di bidang komunikasi risiko. Sesi-sesinya sangat interaktif dan menggunakan berbagai metode pembelajaran termasuk studi kasus, video, tools dan teknik partisipasi publik. Disamping itu, ada waktu yang disediakan untuk untuk refleksi pribadi, diskusi kelompok dan penerapan strategi.

 

Siapa saja yang mendapat manfaat dari pelatihan ini?

Spesialis dan manajer dalam bidang komunikasi dan pelibatan masyarakat, anggota perwakilan rakyat, manajer dan CEO, perencana dalam pemerintahan dan perusahaan, manager dan direktur divisi penyelenggaraan pelayanan, calon-calon manajer. 

Konten dan Manfaat Pelatihan

Peserta akan belajar cara:

·         Mengidentifikasi faktor-faktor dan memprediksi apa saja yang berkontribusi terhadap amukan, frustasi dan kemarahan publik.

·         Enam strategi praktis untuk mencegah atau mengurangi kemarahan, serta menerapkan pelibatan masyarakat yang efektif.

·         Analisis pemangku kepentingan, motivasi pemangku kepentingan, dan pertanyaan kunci untuk diajukan.

·         Cara-cara baru dalam berpikir dan berperilaku agar Anda dan organisasi Anda dapat menghilangkan hambatan / resistensi terhadap pelibatan publik.

·         Pemilihan dan implementasi teknik untuk mengurangi kemarahan selama perencanaan dan dalam situasi tertentu.

 

Tentang Pembawa Materi

margaret harvieMargaret Harvie telah menjadi pelatih terakreditasi sejak 2008 dan seorang praktisi pelibatan masyarakat selama 20 tahun. Ia merencanakan dan mengimplementasikan pelibatan masyarakat untuk proyek infrastruktur pemerintah pusat yang oleh publik dianggap kontroversial dan juga rutin bekerja dengan pemerintah daerah saat mereka menghadapi tantangan untuk berbicara dengan warga mereka.

 

Lihat informasi selengkapnya melalui tautan berikut ini https://www.iap2.org/events/EventDetails.aspx?id=1203594

(Repost) Strategies for Dealing with Opposition & Outrage in Public Participation (Sydney, NSW)

Sumber: https://www.iap2.org/events/EventDetails.aspx?id=1203594

Konferensi IAP2 Amerika Utara

Konferensi IAP2 Amerika Utara!

Konferensi Amerika Utara 2019 berfokus terhadap keragaman!

Konferensi IAP2 Amerika Utara 2019 (4 – 6 September di Charlotte, NC) menjanjikan lebih dari sekedar sesi dan presentasi. Anda tak mau melewatkan Hari Pertama -Rabu- yang berisi kunjungan lapangan dan lokalatih!

Bersiaplah menghadiri lokalatih tentang Ras, Kesetaraan dan Inklusi, untuk mempelajari tools praktis agar Anda dapat melampaui keragaman dan berfokus pada inklusi. Sesi In the Driver’s Seat mendalami hubungi antara Partisipasi Publik dan transportasi; dan – yang baru di tahun ini, P2 for Decision-Makers Workshop atau Lokalatih tentang Partisipasi Publik untuk Pengambil Keputusan, yang mengulik bagaimana, mengapa, kapan harus melibatkan masyarakat dalam keputusan terkait kebijakan maupun proyek.

Satu lagi yang baru di tahun ini: SESI TEMATIK – sehingga waktu Anda bisa optimal!

Kiat, Tools, Teknik

Kota dan Ketertiban

Menciptakan Budaya P2

Ras, Kesetaraan & Inklusi

Kota & Komunitas

Perencanaan untuk P2 yang Baik

Advokasi untuk P2 yang baik

Menjangkau Pihak yang Sulit Dijangkau

Inklusi Kaum Pribumi

Transportasi

Penelitian

Komunikasi

Pelibatan Kaum Muda

Politik & P2

Infrastruktur

Pelibatan melalui Dunia Maya

Lingkungan Hidup

 

 

Empati & Sensitifitas

 

Apa pun tema yang Anda pilih, ini semua tentang “Pendayagunaan Partisipasi Publik untuk Menciptakan Komunitas yang Semakin Berkembang.” Simak Jadwal yang memberikan informasi tentang semua kegiatan, misalnya seperti The Art and Science of Online Engagement ­– yang merancang sebuah proses dan memastikan komunitas-komunitas ‘yang jarang terdengar’ dapat dilibatkan. Pelajari juga tentang kampanye untuk menyebarkan pesan-pesan tentang Partisipasi Publik secara luas melalui The Ambassador Program; atau pelajari bagaimana mengatasi ketidakadilan rasial yang sudah tertanam sejak lama dalam proses P2 melalui sesi Let’s Talk Race: Operationalizing Racial Equity Principles Within Community Engagement (Mari Kita Bicara Ras: Menerapkan Prinsip Keadilan Rasial dalam Pelibatan Komunitas).

Lihat informasi selengkapnya melalui tautan berikut ini https://iap2usa.org/2019nac 

(Repost) June 25, 2019 // SIX DAYS LEFT to save! IAP2 North American Conference!

Sumber: http://blog2.iap2usa.org/2019/06/25/six-days-left-to-save-iap2-north-american-conference/

international forum

Kemeriahan Perhelatan IFP2SE for SDGs 2019

Bangkok – Telah berlangsung event “International Forum on Public Participation and Stakeholder Engagement for SDGs”. Dilaksanakan mulai dari 29 April – 1 Mei, 2019. Bertempat di gedung United Nations Conference Centre (UNCC). Diruang Meeting Room A, acara diawali dengan pembukaan oleh MC dan sambutan dari perwakilan pihak IAP2 Federation, SGPP Indonesia dan UNESCAP.

Jajaran perwakilan dari tiap lembaga diantaranya adalah Kylie Cochrane, menjabat sebagai Chair of the International Board IAP2 (International Association for Public Participation). Safendrri Komara Ragamustari, menjabat sebagai Dean of SGPP Indonesia (School of Government and Public Policy – Indonesia). Stefanos Fotiou, menjabat sebagai Director, Environment and Development Division, UNESCAP (United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific)

Setelah mendengarkan sambutan yang mengispirasi dari perwakilan masing-masing lembaga. Acara dilanjutkan kepada sesi pengenalan mengenai apa dan bagaimana partisipasi publik dan keterlibatan pemangku kepentingan. Sesi ini di fasilitatori oleh Catherine Rockandel dari IAP2.

Dimulai dari pengenalan mengenai Public service and public engagement yang disampaikan oleh Karma Tshiteem, pejabat seumur hidup dan saat ini menjabat sebagai Chair of the Royal Civil Service Commission, Bhutan. Dilanjutkan dengan pembahasan Stakeholder engagement for the 2030 Agenda yang disampaikan oleh Katinka Weinberger, menjabat sebagai Chief, Environment and Development Policy Section, Environment and Development Division, UNESCAP.

Selanjutnya adalah dari Therese Bjork yang menjabat sebagai Human Rights Officer, OHCHR, South East Asia Regional Office. Membahas mengenai Participation as a human right.

Setelah kita mengetahui “pemetaan” garis besar dari forum ini, kemudian dilanjutkan dengan sesi “Engagement Space”. Apa itu sesi engagement space? Adalah pemaparan dari presenter/author paper dan poster terbaik. Terpilih berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan oleh komite program.

Salah satu point penilainan paper terpilih datang dari sisi relevansinya dengan enam kategori/theme yaitu building better partnership, making better decisions, responsive governance & social accountability, understanding the practice, advancing public policy, and strengthening the knowledge base. Selain itu juga ada hal lain yang menjadi pertimbangan dalam penentuan penilaian, yang menjadi kualifikasi khusus.

Tentu hal ini menjadi perhatian lebih bagi komite program untuk dapat memilih yang terbaik dari sekian banyak paper yang masuk. Beragam isu yang diangkat, datang dari berbagai wilayah/kawasan, memperkaya variasi isi paper yang mendaftar didalam program call for paper.

Karena diharapkan paper yang terpilih ini dapat menyajikan pembahasan yang relevan dan menjawab tantangan yang dihadapi bagi para pemangku kepentingan lintas batas. Dimana para peserta bukan hanya datang dari kawasan asia pasifik namun juga ada yang dari benua Amerika, dsb.

Menstimulasikan ide-ide, solusi dan pola pikir yang tepat dapat dihadirkan dalam forum ini. Terlebih dengan adanya cita-cita 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) yang menjadi tantangan saat ini hingga kedepan dalam Agenda 2030. Perlu terus dikembangan dari sisi planning dan technic-nya dalam mewujudkan 17 TPB tersebut disebuah negara.

Maka dari pada itu para pemangku kepentingan ini membutuhkan peningkatan kapasitas pemahaman dan treatment yang tepat guna dalam memudahkan mereka untuk menjalankan misinya.

Untuk itu dengan hadirnya forum internasional ini yang memiliki lingkupan khusus yaitu partisipasi publik dan keterlibatan pemangku kepetingan menuju tujuan pembangunan yang berkelanjutan (SDGs), menjadi sebuah upaya dalam proses peningkatan kapasitas tersebut.

Baca juga seri Kabar Dalam Negeri lainnya: Tantangan Memajukan Praktik Partisipasi Publik

Ikuti terus kami di sosial media dan website resmi untuk mendapatkan berita terbaru dari IAP2 Indonesia, dan bersama membangun praktek patisipasi publik di Indonesia.