Beranda » Archives for March 2020

Month: March 2020

Pentingnya Sustainability Report

Pentingnya Sustainability Report di Era Global

Jakarta – Di tahun 2020 ini, merupakan tahun dimana isu keberlanjutan atau sustainabilty semakin gencar dan menjadi hal penting untuk di implementasikan bagi seluruh instansi/lembaga/usaha bisnis. Disamping itu juga isu keberlanjutan menjadi tujuan penting dalam Agenda 2030 dan Sustainability Development Goals (SDGs/TPB).

Sebagian UMKM hingga Perusahaan Besar di Indonesia sudah mulai menyadari bahwa kegiatan operasional dan produk yang di hasilkan haruslah memenuhi indikator keberlanjutan yang tersandarisasi. Melalui semangat kebersamaan untuk menciptakan “environment” keberlanjutan inilah, IAP2 Indonesia berinisiatif untuk ikut berpartisipasi di dalamnya dengan mulai menyusun laporan keberlanjutan atau sustainability report (SR) untuk tahun 2019.

Dalam memenuhi indikator keberlanjutan yang di paparkan dalam SR, tentu kita perlu mengetahui apa saja dan bagaimana cara untuk menilai bahwa setiap kegiatan operasional yang selama ini dilakukan sudah memenuhi standar keberlanjutan. Salah satu lembaga yang memberikan/meyusun standar internasional dalam pelaporan keberlanjutan adalah Global Reporting Initiative (GRI).  

GRI adalah organisasi internasional independen yang telah memelopori pelaporan keberlanjutan sejak 1997. GRI hadir untuk membantu instansi/lembaga/usaha bisnis di seluruh dunia dalam memahami dan mengkomunikasikan dampak yang ditimbulkan pada isu-isu keberlanjutan seperti perubahan iklim, hak asasi manusia, kesejahteraan sosial, dll.

SR yang di susun sesuai standar GRI dapat berperan menjadi sebuah alat untuk menjawab tantangan isu keberlanjutan yang dihadapi. Sehingga secara tidak langsung bagi instansi/lembaga/usaha bisnis yang telah menyusun SR dapat memperluas jangkauan pasar, membangun kepercayaan, loyalitas konsumen, dan mempermudah akses terhadap pasar ekspor bagi usaha bisnis.

Karena dalam laporan keberlanjutan berstandar GRI tersebut sudah pasti menyajikan informasi terstruktur dimana dampak keberlanjutan diukur. Oleh karena itu, pelaporan keberlanjutan yang disusun akan menjadi pembeda kompetitif yang signfikan bagi instansi/lembaga/usaha bisnis untuk memasuki rantai nilai global. Sehingga dapat meningkatkan daya saingnya di pasar global.

Kedepan diharapkan semua instansi/lembaga/usaha bisnis dapat mengimprovisasi dan atau mengurangi ketergantungannya kepada sumber daya alam, dan mulai melakukan langkah strategis untuk dapat memberikan dampak keberlanjutan dan memberi manfaat yang lebih menyeluruh pada aspek ekonomi, lingkungan dan atau sosial masyarakat pada tahun-tahun berikutnya.

Ikuti terus informasi terkini dari kami seputar partisipasi publik dan keterlibatan stakeholder, jangan sampai ketinggalan jadwal pelatihan, seminar, panel diskusi, dll. Pantau terus perkembangannya di website dan sosial media IAP2 Indonesia.

mengevaluasi efektivitas teknik partisipasi publik

Mengevaluasi Efektivitas Teknik Partisipasi Publik

Evaluasi membantu mengidentifikasi informasi baru dan perubahan asumsi dari perencanaan yang memerlukan tanggapan dalam desain program. Melalui evaluasi ini akan hadir pembelajaran baru yang memungkinkan sebuah perbaikan. 

Mengapa evaluasi ini dianggap penting dan perlu dilakukan?

Ada beberapa alasan dasar mengapa evaluasi ini penting. Diantaranya adalah untuk menilai kinerja proyek tersebut terhadap sasarannya. Selain itu juga untuk memberikan masukan, saran dan pandangan untuk proyek di masa yang akan datang. Alasan lainnya adalah evaluasi ini dilakukan sebagai bentuk mendorong peningkatan yang berkelanjutan dari proyek tersebut serta wujud dukungan dari peningkatan praktik partisipasi publik.

Alasan-alasan utama tersebut harus disadari oleh si pemilik proyek, pengambil keputusan dan para stakeholder lainnya untuk saling kooperatif dalam menjalankan proses partisipasi publik. Sehingga hal-hal utama yang perlu di evaluasi dapat terjawab dengan baik dan valid.

Terdapat dua point utama dalam mengevaluasi partisipasi publik yaitu mengukur efektivitas proses dan alat yang digunakan untuk melaksanakan partisipasi publik serta sudah sejauh mana partisipasi tersebut mempengaruhi hasil keputusan.

Bagaimana cara kita mengevaluasi?

Tahap perencanaan evaluasi harus dilakukan sebelum program dimulai. Kemudian saat merancang sebuah program evaluasi, perlu di fokuskan untuk menjawab beberapa pertanyaan utama.

Apa saja rangkaian pertanyaan utamanya dan bagaimana proses mengevaluasinya? Jawabannya ada pada Pelatihan Dasar-dasar Partisipasi Publik (Foundations in Public Participation). Pelatihan ini bukan hanya memberi pengetahuan dalam tahap Perencanaan (Planning for Effective Public Participation), tetapi juga tahap Teknik (Techniques for Effective Public Participation).

Setelah Anda menyelesaikan sesi pelatihan Perencanaan maka selanjutnya Anda akan diperkenalkan dengan lebih dari 50 alat dan metodologi praktis. Ditunjang dengan trainers dari luar negeri yang bersertifikasi internasional dan memiliki jam terbang tinggi sebagai praktisi serta pengajar bidang partisipasi publik dan keterlibatan stakeholder, akan memberikan jaminan kepada Anda untuk mendapatkan sumber ilmu langsung dari para ahlinya.

Ikuti terus informasi terkini dari kami seputar partisipasi publik dan keterlibatan stakeholder, jangan sampai ketinggalan jadwal pelatihan, seminar, panel diskusi, dll dari IAP2 Indonesia. Pantau terus perkembangannya di website dan sosial media IAP2 Indonesia.

partisipasi iap2 dalam forum ksst

IAP2 Indonesia dalam Forum Kerjasama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST)

Dalam mewujudkan kemitraan multipihak, IAP2 Indonesia belum lama ini berkesempatan untuk berpartisipasi pada Forum Kerjasama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST). Forum ini berlangsung pada hari Rabu, 11 Maret 2020, bertempat di Ruang Rapat DH 3-5 Kementerian PPN/Bappenas.

Seperti kita ketahui bahwa KSST hadir sebagai salah satu bentuk modalitas kerjasama pembangunan internasional antar negara-negara berkembang. Maka dari itu pemerintah Indonesia menempatkan KSST sebagai prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Sehingga diharapkan melalui KSST, pemerintah dapat meningkatkan kerja sama pembangunan untuk meningkatkan akses ke pasar non-tradisional Indonesia. Untuk dapat mengimplementasikan KSST dengan baik, koordinasi kebijakan antar pemangku kepentingan perlu lebih ditingkatkan lagi.

Untuk itu pemerintah dalam hal ini Kementerian PPN/Bappenas merasa perlu menyelenggarakan Forum KSST dengan fokus tema “Inovasi & Kemitraan KSST dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas”. Forum ini dihadiri oleh 30 institusi mewakili Kementerian/Lembaga, CSOs, sektor swasta & fialntropi, akademisi, media dan mitra pembangunan.

IAP2 Indonesia sebagai salah satu perwakilan dari CSOs hadir sebagai anggota utama dari Forum Kemitraan Multipihak untuk Pencapaian SDGs. Kehadiran IAP2 Indonesia diwakilakan oleh Yusdi Usman, Sheila Teta Carina, dan Andry Sose.

Adapun kegiatan forum ini adalah berbagi pengetahuan dan pengalaman dari pelaksanaan KSST yang inovatif & dapat direpelikasi di tingkat daerah. Diharapkan pendapat/tinjauan strategis yang di peroleh dalam forum ini dapat menguatkan perencanaan KSST di Indonesia. Tentunya dengan di dukung keterlibatan pemangku kepentingan yang sinergis dan harmonis di dalamnya sehingga berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih baik kedepannya.

Ikuti terus informasi terkini dari kami seputar partisipasi publik dan keterlibatan stakeholder, jangan sampai ketinggalan jadwal pelatihan, seminar, panel diskusi, dll dari IAP2 Indonesia di website dan sosial media kami.

partisipasi iap2 dalam lokalatih sustainability report

Partisipasi IAP2 Indonesia dalam Lokalatih Sustainability Report

Isu keberlanjutan akhir-akhir ini sudah menjadi trend bagi para pelaku bisnis dan lembaga/instansi serta praktisi profesional. Semangat untuk mulai memberi manfaat dan dampak postif pada aspek ekonomi, lingkungan dan sosial mulai meningkat. Hal tersebut membuat para pelaku dan praktisi mencoba untuk memberikan perhatian khusus pada setiap kegiatan operasional dan produksi agar berkelanjutan.

Setiap upaya dan strategi yang dilakukan oleh pelaku usaha bisnis dan lembaga/instansi perlu untuk dipublikasikan kepada masyarakat luas. Untuk itu  dibutuhkan kapasitas bagi para pelaku usaha bisnis dan lembaga/instansi untuk dapat mengolah data menjadi informasi yang valid dan relevan yang kemudian terkomunikasikan dengan baik pada laporan keberlanjutan.

Pelaporan keberlanjutan haruslah memenuhi standar yang berlaku secara internasional untuk dapat meningkatkan daya saingnya di pasar global. Untuk itu para pelaku bisnis dan lembaga/instansi perlu mengetahui lembaga/organisasi mana yang menyediakan standarisasi dalam pelaporan keberlanjutan/sustainability reporting

Dalam hal ini Anwar Muhammad Foundation (AMF) bekerjasama dengan Global Reporting Initiative (GRI) memberikan lokalatih para pelaku usaha UMKM dan organisasi nirlaba untuk dapat meningkatkan kapasitasnya dalam menyusun laporan keberlanjutan/sustainability report yang sesuai dengan standar GRI. GRI adalah organisasi internasional independen yang telah memelopori pelaporan keberlanjutan sejak 1997.

Untuk itu IAP2 Indonesia ikut berpartisipasi dalam lokalatih yang diadakan pada Kamis dan Jumat, 20-21 Februari 2020. Bertempat di Mula by Galeria, Cilandak Town Square, kegiatan lokalatih berjalan dengan baik dan lancar. Dipandu oleh pemateri dari Aldi Muhammad Alizar (Founder AMF) dan Sheila Teta Carina. Peserta yang hadir datang dari berbagai UMKM yang memiliki fokus ke produk pertanian dan organik serta lembaga nirlaba seperti IAP2 Indonesia. 

Dengan mengusung tema “Laporan Berkelanjutan untuk Mendukung Pengembangan Bisnis Bagi Pelaku UMKM”, materi yang diberikan seputar pengenalan GRI dan AMF, POJK 51, Standar GRI 101, 102, 103, 200, 300, dan 400. GRI juga memberikan akses terhadap platform digital dan template secara gratis untuk dapat dimanfaatkan oleh UMKM dalam menulis laporannya yang akan dibantu secara berkala oleh GRI.

Baca juga seri kabar dalam negeri lainnya: Partispasi IAP2 Indonesia dalam MGG Alumni Meeting

Bagi IAP2 Indonesia kegiatan lokalatih ini sangat bermanfaat dan penting sekali untuk dapat diikuti oleh seluruh UMKM dan lembaga/instansi di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan di era global saat ini dan dengan adanya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) menuntut para stakeholder dapat saling bermitra dengan pihak lainnya untuk dapat bersama-sama meningkatkan dampak positif dalam aspek ekonomi, lingkungan dan sosial masyarakat.

Ikuti terus informasi terkini dari kami seputar partisipasi publik dan keterlibatan stakeholder, jangan sampai ketinggalan jadwal pelatihan, seminar, panel diskusi, dll dari IAP2 Indonesia. Pantau terus perkembangannya di website dan sosial media IAP2 Indonesia.